Usia Satu Abad, Pesantren Sukorejo Launching Dua Buku

SYAMSUL A. HASAN Senin, 14 Januari 2013 11:45 WIB
508x ditampilkan Berita Kabar Pesantren Nasional

BANYUPUTIH – Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah (P2S2) Sukorejo Selasa (14/01) kemarin terasa istimewa. Itu karena acara yang dihadiri puluhan ribu orang itu sekaligus menjadi momentum launching pembukaan rangkaian kegiatan peringatan satu abad berdirinya pesantren yang kini diasuh KHR. Azaim Ibrahimy tersebut.

Pada 2014 ini pesantren yang memiliki santri hampir dari seluruh pelosok Nusantara itu memang genap berusia satu abad. Karena itu, ahlul bait (keluarga pendiri dan pengasuh pesantren) bersama pengurus pesantren memilih memperingatinya dengan cara tidak seperti biasa. Rangkaian kegiatan akan berakhir Juni 2014 nanti.

Dalam peringatan Maulid Nabi kemarin, ada sejumlah pemandangan istimewa, di antaranya Bupati Situbondo Dadang Wigiarto memberikan sambutan. Pemandangan itu tak pernah terlihat dalam peringatan-peringatan Maulid Nabi Muhammad sebelumnya.
Hal itu kian mengukuhkan posisi P2S2 Sukorejo yang selangkah demi selangkah ingin terus membangun kebersamaan dan perdamaian di tengah-tengah masyarakat Kota Santri yang selama ini telanjur terkotak-kotak oleh kekuatan politik. Bupati yang diusung PKNU dan Partai Golkar itu mengikuti acara hingga usai.

Pemandangan istimewa lain dalam perayaan Maulid tersebut adalah launching dua buku, yakni Wasiat Kiai As’ad dan Kiai Fawaid serta Kisah Tiga Kiai dalam Mengelola Bekas Bajingan; Sang Pelopor. “Masih ada sejumlah buku lagi yang akan diluncurkan dalam rangka satu abad ini. Buku-buku itu karya alumni dan santri,” terang Sekretaris P2S2 Sukorejo, Lora Fadhoil, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Pria yang dikenal santun dan ramah itu menuturkan, ada banyak rangkaian kegiatan untuk memeriahkan satu abad P2S2 Sukorejo. Yang sudah digelar adalah jalan sehat yang diikuti para santri dan tetangga di Jalur Pantura beberapa waktu lalu.
“Ada juga acara istighotsah, zikir, kegiatan ilmiah semacam diskusi atau seminar nasional dan internasional, penghijauan, pameran, dan bazar atau perlombaan. IKSASS (Ikatan Santri dan Aluni Salafiyah Syafi’iyah) juga akan menggelar acara secara serentak. Rangkaian acara sampai Juni,” terangnya.

Ketua Panitia Maulid P2S2, H. Mansyur Idris mengungkapkan, usia Pesantren Sukorejo yang menginjak satu abad adalah anugerah besar dari Allah. Karena itu, patut disyukuri. Salah satunya dengan cara terus membenahi, mengembangkan, dan memajukan pesantren.

“Di internal pesantren, langkah-langkah yang telah ditempuh pesantren terus kita evaluasi, plus-minusnya apa? Termasuk strategi apa yang akan kita gunakan untuk terus mengembangkan pesantren sesuai tuntutan zaman, tapi tetap tidak meninggalkan identitas yang telah disematkan para pendiri dan pengasuh terdahulu,” terangnya.

Dikatakan, salah satu rangkaian memperingati satu abad adalah mengundang seluruh pengasuh pesantren se-Indonesia untuk membahas dunia pesantren ke depan. (pri/als/jawa pos radar banyuwangi)