Sukorejo Gelar Aksi dan Doa Bela Masjid Al-Aqsha Palestina

SYAMSUL A. HASAN Ahad, 17 Desember 2017 11:05 WIB
924x ditampilkan Berita

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, menolak keras keputusan sepihak Donald Trump, Presiden Amerika yang mengakui Yerussalam sebagai ibukota Israel. Karena bertentangan dengan konvensi dan hukum internasional serta merusak kemerdekaan Bangsa Palestina.

 

Pondok Sukorejo mendukung pemerintah Indonesia yang berjuang keras dan melakukan upaya-upaya strategis untuk membantu perdamaian di Palestina dan membantu perjuangan rakyat Palestina. Dan Sukorejo menyerukan kepada para santri, alumni, dan simpatisan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, serta kaum muslimin untuk memanjatkan doa dan qunut nazilah bagi perjuangan rakyat Palestina.

 

Demikian pernyataan sikap pada acara “Aksi dan Doa Bela Masjid Al-Aqsha Palestina” yang dibacakan langsung oleh KHR. Ach. Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, pada siang ini, Ahad 28 Rabiul Awal 1439H atau 17 Desember 2017. Aksi tersebut diikuti oleh lima belasan ribu santri-santriwati, para ustadz, dosen, dan simpatisan Pondok Sukorejo.

 

Aksi tersebut diawali dengan beberapa pernyataan beberapa perwakilan santri, ustadz, dan pengurus pesantren. Beberapa jam kemudian digelar acara tahlil yang dipimpin KH. Muzakki Ridwan, dan dilanjutkan dengan pernyataan sikap yang disampaikan Kiai Azaim dan ditutup dengan doa kemenangan Islam dan doa untuk perjuangan rakyat Palestina yang dipimpin oleh KH. Afifuddin Muhajir.