Berkat Kesigapan Alumni, FB Palsu Kiai Azaim Digagalkan

SYAMSUL A. HASAN Sabtu, 26 September 2020 07:47 WIB
1017x ditampilkan Berita

Penipuan dengan menggunakan akun K.H.R. Ach. Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo kembali terjadi. Kali ini tergolong lebih rapi, dengan nama dan foto persis akun facebook, “Ahmad Azaim Ibrahimy” milik Kiai Azaim. Bagi yang awam dan kurang teliti, pasti terkecoh. Namun Alhamdulillah berkat kesigapan alumni Sukorejo, beberapa jam kemudian akun tersebut berubah dan tidak muncul lagi.

 

Beberapa alumni kaget, ketika di akun fb-nya mendapat pemberitahuan soal permintaan pertemanan dari akun yang mengatasnamakan Ahmad Azaim Ibrahimy dengan foto yang persis dengan akun Kiai Azaim. Kemudian mereka menginformasikan ke beberapa grup WA sesama alumni. Ternyata teman-temannya, juga banyak yang mengalami permintaan pertemanan dari akun palsu tersebut. “Tampilannya memang sengaja dibuat mirip,” tutur Ali Shodiqin, salah seorang alumni yang juga wartawan senior Radar Banyuwangi.

 

Dengan akun palsu tersebut, beberapa alumni kemudian melakukan tabayun atau klarifikasi kepada pengurus pesantren atau langsung kepada Kiai Azaim. “Akun tersebut palsu; akun Kiai Azaim tetap tidak berubah,” jelas Lora Fadlail, sekretaris pesantren.

 

Peristiwa akun palsu tersebut kemudian menyebar di beberapa media sosial dan meminta agar alumni waspada terhadap akun palsu tersebut. Mereka juga meminta agar waspada terhadap penipuan. “Biasanya setelah itu, mereka minta kiriman pulsa atau transfer uang,” ujar salah seorang alumni asal Jember.

 

Agaknya informasi dan himbauan kewaspadaan yang beredar luas di fb para alumni membuat keder sang pembuat akun palsu. Mereka mengubah niatnya. “Akun palsu tersebut sudah berubah. Saya kira orang itu cuma mau main-main kepada kita,” ujar Adam, salah seorang aktifis media sosial.

 

Dengan kesigapan para alumni terhadap akun palsu tersebut, Humas Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo mengucapkan terima kasih kepada para alumni dan beberapa pihak yang telah menggagalkan upaya penipuan. Ia berharap agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan konfirmasi kepada humas atau pengurus pesantren, bila melihat upaya-upaya penipuan yang mengatasnamakan Pesantren Sukorejo.